Opposite News - DULU waktu ramai-ramai pemerintah Jokowi memberi jatah tambang untuk
ormas-ormas, dimana PBNU menerimnya, netien mengkritik dengan
memplesetkan logo NU jadi UN "Ulama Nambang".
SEKARANG,
ketika heboh kawasan Raja Ampat yang berubah jadi kawasan tambang
nikel, terungkap salah satu komisaris PT Gag Nikel (anak usaha PT Antam)
adalah pengurus PBNU.
Aktivis muda NU Roy Murtadho @MurtadhoRoy:
"Kalo
PBNU msh merasa/mengira bahwa yg mengkritik mereka adalah elemen2 Islam
konservatif/Islam radikal dls, saya katakan kalian salah besar. Yg
mengkritik PBNU adalah orang2 NU sendiri, anak2 muda kritis & warga
pada umumnya yg jengah lihat manuver politik & bisnis PBNU skrg."










0 comments:
Posting Komentar