Opposite News 24 - Peneliti senior Citra Institute Efriza menilai Presiden ke-7 RI Jokowi tidak pernah ingin duduk diam setelah purnatugas. Menurutnya, langkah Jokowi makin sulit ditebak ke depannya.
"Dia tidak
akan pernah ingin duduk diam di rumah untuk bersama anak dan menantunya
lalu sambil memomong cucu, misalnya," kata Efriza kepada JPNN.com, Jumat
(6/6).
Menurutnya, Jokowi ingin selalu berpengaruh dalam kancah politik nasional dan ingin berkiprah dalam politik praktis.
"Sebab dia melakukan itu untuk menjaga warisan kinerjanya dan untuk menjaga karier politik anak-anak dan menantunya," lanjutnya.
Efriza
meyakini Jokowi adalah tokoh yang purnatugas, tetapi enggan dianggap
sudah usang, apalagi jika dianggap tidak punya pengaruh lagi.
Dia
menyebutkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak akan berkenaan untuk
memilih istirahat di rumah saja sambil menikmati rutinitas hidupnya
sebagai rakyat semata.
"Dia akan terus berusaha
mempengaruhi pemerintahan Prabowo, melalui para menteri-menteri yang
loyal terhadap dirinya dan akan melakukan banyak diskusi dengan
partai-partai politik di pemerintahan.
"Diyakini
Jokowi ingin selalu dinilai masih amat berpengaruh di kancah politik
nasional, bahkan dia sosok ayah sekaligus kawan diskusi anak dan
menantunya ketika menghadapi permasalahan politik," pungkas Efriza.
Sumber: jpnn







0 comments:
Posting Komentar