:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SEMAI-AWAN-HUJAN.jpg)
Opini Rakyat, JAKARTA - Tak kurang dari 10,4 ton bahan semai ditebar Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) guna merangsang pembentukan awan hujan di Palembang, Sumatera Selatan pada Sabtu (24/10/2026).
Bahan semai itu terdiri dari 1,6 ton dry ice yang ditebar melalui dua sortie pesawat Cassa N-212.
Langkah itu dilakukan untuk membantu mengurai lapisan penahan asap.
Selain itu, bahan semai itu juga berupa 8,8 ton garam semai (NaCl) yang ditebar melalui dua sortie pesawat Hercules C-130 dan satu sortie pesawat Cassa N-212.
TNI, BMKG, dan tim gabungan menyatakan terus mengintensifkan pengerahan alutsista udara dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan.
TNI menyatakan pengerahan Alutsista udara dalam penanganan karhutla tersebut sejalan dengan penegasan Panglima TNI mengenai komitmen TNI dalam membantu masyarakat.
"Ini sebagai bukti komitmen dan kontribusi TNI utk selalu hadir mengatasi kesulitan rakyat dan menegakkan kedaulatan negara," kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Sabtu (24/10/2026) tengah malam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Sabtu (24/10/2026) pukul 15.00 WIB, di Sumatera Selatan (Sumsel), BNPB mencatat 1.335 titik panas
BNPB juga mencatat luas area terbakar mencapai 3.429 hektare.
Sedangkan area seluas 2.472 hektare masih belum padam.
BNPB menyatakan data tersebut berdasarkan sistem informasi geografis.
BNPB juga menyatakan data tersebut bersifat sementara dan dapat berubah sesuai pembaruan.
Sumber: Tribunnews