Purbaya Dicopot, Yustinus Eks Stafsus Sri Mulyani : Terima Kasih Pak Presiden



Opini Rakyat - - Mantan Staf Khusus Menteri Keuangan era Sri Mulyani Indrawati, Yustinus Prastowo, turut memberikan tanggapan setelah Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan.


Yustinus, yang pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis periode 2020-2024, menyampaikan respons tersebut melalui akun X resminya, @prastow, pada Senin (14/9/2026).

Dalam unggahannya, Yustinus menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas keputusan yang diambil terkait perubahan di jajaran Kementerian Keuangan.

"Terima kasih telah menyelamatkan Kemenkeu dan bangsa Indonesia, Pak Presiden," tulis Yustinus.


Pernyataan tersebut disampaikan secara singkat. Namun, unggahan Yustinus langsung menjadi perhatian karena muncul setelah adanya pergantian pada posisi Menteri Keuangan.

Yustinus tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik pernyataannya tersebut maupun aspek tertentu dari kinerja Purbaya yang dimaksud dalam unggahannya.

Pergantian Menteri Keuangan menjadi perhatian publik mengingat posisi tersebut memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan negara, mulai dari kebijakan fiskal, pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), hingga koordinasi kebijakan ekonomi pemerintah.

Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pergantian tersebut kemudian memunculkan berbagai respons dari kalangan publik dan pengamat kebijakan ekonomi.

Di tengah perhatian terhadap perubahan tersebut, pernyataan Yustinus menjadi salah satu respons yang menonjol di ruang publik.



Terlebih, Yustinus memiliki pengalaman di lingkungan Kementerian Keuangan dan pernah menjadi bagian dari jajaran staf khusus pada masa kepemimpinan Sri Mulyani.

Meski demikian, pernyataan Yustinus di media sosial tersebut merupakan pandangan pribadinya.



Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai maksud pernyataan "menyelamatkan Kemenkeu dan bangsa Indonesia" yang disampaikannya.

Perubahan di pucuk pimpinan Kementerian Keuangan selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam melihat arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan, termasuk bagaimana kementerian tersebut menjalankan program ekonomi dan menjaga pengelolaan keuangan negara

Sumber: Wartakota 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama