AHY Bawa Doktrin Militer ke Panggung Politik: Prabowo Harus Tahu Siapa yang Loyal


Opini Rakyat - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pesan politik yang tegas di hadapan Presiden Prabowo Subianto. 

Dengan membawa nilai yang dikenal dalam kehidupan militer, AHY menekankan pentingnya mengetahui siapa yang tetap berdiri teguh dan dapat diandalkan ketika sebuah misi menghadapi tekanan.

Pesan tersebut disampaikan AHY saat puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Di hadapan Prabowo, AHY secara terbuka memastikan Demokrat siap menjadi kekuatan yang dapat diandalkan dalam menjalankan pemerintahan.

AHY mengingatkan bahwa dalam sebuah misi, tujuan saja tidak cukup. Mereka yang berada di sekitar pemimpin juga harus mampu bertahan dan tetap dapat dipercaya ketika situasi berubah, baik dalam kondisi sulit maupun menyenangkan.

"Dalam kehidupan militer, kita mengenal satu nilai bahwa dalam sebuah misi, kita harus tahu persis siapa yang berdiri teguh di samping kita. Terutama ketika terjadi sesuatu keadaan apa pun, dalam suka maupun duka, kita harus tahu bahwa orang itu tetap dapat diandalkan," kata AHY.

Pernyataan itu kemudian diarahkan langsung pada posisi Demokrat dalam pemerintahan Prabowo. AHY tidak sekadar menyatakan dukungan, tetapi menawarkan Demokrat sebagai partai yang siap berada di sisi pemerintah dalam menjalankan misi pemerintahan.

"Izinkan, Bapak Presiden, saya menyampaikan dengan tulus bahwa Bapak Presiden dapat mengandalkan Partai Demokrat. Kami akan bekerja dengan loyalitas, kami akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dan kami akan terus memberikan yang terbaik untuk membantu pemerintahan ini berhasil," tegas AHY.

AHY juga memberikan penekanan lain yang membuat pesan loyalitas Demokrat tidak berhenti pada dukungan politik semata.

Menurutnya, loyalitas tidak berarti menutup mata terhadap persoalan yang muncul dalam pemerintahan. Justru keberanian menghadapi kenyataan diperlukan agar pemerintah mampu memperbaiki berbagai persoalan dan tetap bergerak menuju tujuan.

AHY mengaitkan prinsip tersebut dengan pesan yang kerap disampaikan Prabowo kepada jajaran pemerintahannya.

"Seperti yang sering Bapak Presiden ingatkan, kita tidak boleh takut kepada kenyataan, tetapi kita harus berani memperbaiki kenyataan. Ini yang juga kami pedomani dan kami jalankan," ujar AHY.

Pesan tersebut memberi warna berbeda terhadap pernyataan AHY mengenai loyalitas. Demokrat ingin menunjukkan bahwa dukungan kepada Prabowo berjalan beriringan dengan tanggung jawab dan keberanian memberikan masukan.

Pernyataan AHY menjadi menarik karena disampaikan ketika posisi Demokrat dalam pemerintahan Prabowo tengah menjadi bagian dari pembacaan politik menuju Pemilu 2029.

AHY memilih menegaskan satu hal: Demokrat ingin dipandang sebagai mitra yang konsisten dan dapat diandalkan Presiden

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama